Kelompok Fatah dan Hamas mengumumkan kesiapan mereka untuk mengumumkan sebuah pemerintahan persatuan nasional setelah tarik ulur alot soal penunjukan perdana menteri. Reuters melaporkan, setelah berjam-jam berdialog pada Selasa (14/6), pemimpin Fatah Mahmoud Abbas dan Ketua Biro Politik Hamas Khaled Meshal, mengatakan kepala mereka akan mengumumkan pemerintahan persatuan nasional Palestina pekan depan di Mesir."
"Nama perdana menteri dan para menteri akan diumumkan pada Selasa (pekan depan, 21/6)," kata wakil Meshal, Mousa Abu Marzook. Keputusan itu sesuai dengan kesepakatan rekonsiliasi yang ditandatangani kedua pihak pada pada 4 Mei lalu.
Kesepakatan itu menyerukan pembentukan pemerintah sementara gabungan tokoh teknokrat dan tokoh-tokoh non-partisan. Disebutkan pula penetapan pemilihan presiden dan legislatif di Palestina dalam setahun.
Namun, kesepakatan dua kelompok besar Palestina itu tidak menyinggung isu-isu seperti pengakuan Palestina terhadap rezim Zionis Israel. Pekan lalu, perundingan persatuan antara Fatah dan Hamas tersandung batu terkait identitas perdana menteri baru Palestina.
Fatah bersikeras bahwa Penjabat Perdana Menteri Otoritas Ramallah, Salam Fayyad merupakan kandidat terbaik untuk jabatan tersebut, sedangkan Hamas menentang pencalonan diri Fayyad karena hubungan dekatnya dengan Barat.
Hamas juga berpendapat bahwa dalam kesepakatan rekonsilias, calon anggota kabinet dan perdana menteri harus dari tokoh independen non-partisan. Menurut sumber Hamas, kedua pihak kini telah mencapai kesepakatan untuk menghapus nama Fayyad dari daftar calon perdana menteri.
Kesepakatan rekonsiliasi nasional yang ditandatangani dalam rangka membentuk negara independen Palestina, telah membuat geram para pejabat rezim Zionis Israel dan AS. Sejak penandatanganan perjanjian tersebut, Tel Aviv meningkatkan tekanannya terhadap Fatah, dan menegaskan bahwa kelompok itu harus memilih berdamai 'perdamaian dengan Israel' atau bersatu dengan Hamas.
SABILI-Mereka berasal dari Maroko, Libya, Aljazair, Iran, Irak, Suriah, Libanon, Yaman, dan delegasi "Parlemen Uni Arab" dan mereka keluar dari ruangan membawa gambar korban syahid, semenara sebelum mereka, 6 negara sebelum sudah melakukannya sebelum sambutan Israel disampaikan
Addis Ababa –Dr. Ahmed Bahar ketua Dewan Legislatif Palestina berdiri di depan perwakilan 155 negara internasional dalam pertemuan ke 120 "Uni Parlemen Internasional" yang diselenggarakan di Ethiopia minggu ini dengan mengatakan,
"Kami atas nama keluarga korban anak-anak Gaza Palestina yang gugur di tangan Israel dengan menggunakan bom-bom fosfor yang dilarang oleh dunia internasional, kami mengumumkan biokot kami terhadap sambutan dari delegasi Israel,”
Ketua Dewan Legislatif dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan dari Ethiopia kemarin Selasa malam (74) yang salinannya di terima oleh Infopalestina bahwa pada saat itu, wakil dari 8 negara mengangkat foto-foto anak-anak Gaza korban kekejaman Israel.
Mereka berasal dari Maroko, Libya, Aljazair, Iran, Irak, Suriah, Libanon, Yaman, dan delegasi "Parlemen Uni Arab" dan mereka keluar dari ruangan membawa gambar korban syahid, semenara sebelum mereka, 6 negara sebelum sudah melakukannya sebelum sambutan Israel disampaikan.
Hal ini membuat pihak pembicara dari Zionis Israel kelabakan dan merespon dengan mengatakan, “Saya terkejut dengan keberadaan gerakan Hamas. Ia menyebutnya sebagai gerakan teroris. Namun delegasi dari Suriah, Dr. Salman Hadddad membalas dengan mengatakan,: “Bahwa "Hamas" adalah gerakan perlawanan Palestina yang dipilih oleh rakyat Palestina, dan mewakili bangsa Arab dan Islam, sementara "Israel" adalah negara terorisme, yang melakukan pembunuhan sistematis,”
Namun para anggota dari PLO yang menjadi peserta dalam pertemuan dan menjadi delegasi Palestina menolak keluar. Mereka adalah: Taisir Qaba’ah, ketua delegasi dan Wakil Presiden Palestina di Dewan Nasional, Azzam al-Ahmad, Jamil Majdalawi, Zuheir Sundoqah, Abdullah Abdullah, Rabihah Diab, Qais Abdul Karim "Abu Laila" dan Rawya Shawa.
Di sisi lain, seorang juru bicara Zionis Israel, Silvan Shalom mengatakan, Israel untuk menarik diri (walk out) dari Uni Parlemen Internasional dan meminta kepada Negara-negara lainnya untuk menarik diri. Namun tidak ada satu negarapun yang menyambut seruan ini. Si Silvan kemudian keluar dari ruangan dengan bingung, sementara delegasi-delegasi parlemen internasional yang memberikan solidaritas kepada Palestina kembali ke ruang konferensi dengan bersatu.
Di sisi lain, anggota legislatif Palestina Dr. Marwan Abu Ras menilai bahwa sikap di atas adalah ekspresi kehendak dari rakyat Palestina dan bangsa Arab dan serta Negara Muslim yang memiliki kebebasan melawan kekejaman Israel. Sehingga eksperimen ini harus menjadi contoh dalam melakukan perlawanan terhadap Israel.
Abu Ras mengatakan, apa yang terjadi merupakan kemenangan rakyat Palestina di forum penting seperti di Uni Internasional Parlemen. Ia mengtakan, "Kami telah melihat respon dan pemahaman dari berbagai Negara yang positif dari sikap Palestina ini sebagai respon yang tepat terhadap kejahatan Israel. Penolakan Negara-negara untuk walk out dari ruangan parlemen dari seruan Israel merupakan bukti dunia sudah dibuang oleh dunia. “
Dr. Ahmed Bahar sebelumnya meminta dalam pertemuan delegasi-delegasi Arab dan Negara Islam yang tergabung dalam Uni Parlemen Internasional untuk mengusir Israel dari organisasi tersebut, melakukan boikot pidatonya di depan konferensi, dan mendorong dibuat pasal blokade Gaza dalam agenda Konferensi, untuk menjelaskan kondisi kemanusiaan, dan dampak perang di Jalur Gaza.
Menurut Iyad Al-Qara Penasihat media Dewan Legislatif Palestina, partisipasi Dr. Ahmed Bahar dan Dr Marwan Abu Ras sebagai delegasi Palestina dalam pertemuan itu adalah atas undangan resmi di Mr. Salim Zanoun ketua Dewan Nasional Palestina untuk berpartisipasi dalam delegasi. Setelah dilakukan proses oleh Uni Parlemen Internasional mereka diizinkan untuk mengikuti itu.
Al-Qara menambahkan bahwa delegasi Dewan Legislatif Palestina berupaya melakukan upaya sekuat tenaga untuk menuntut pengusiran dari Zionist "Internasional Parlemen Union dan memboikot sambutannya. Seruan itu disambut oleh 9 negara dan sebelmnya sejumlah Negara menyambutnya
Gaza – Infopalestina: Menteri Wakaf dan Urusan Agama di pemerintah Palestina pimpinan Ismail Haniyah, Dr. Thalib Abu Shaer mengecam apa yang disiarkan chanel 10 televisi Israel dalam program “Hessardot” yang berarti “tetap hidup”. Dalam tayangan tersebut terjadi pelecehan dan serangan terhadap kemuliaan Rasulullah saw, ketika seorang peserta program acara bernama "Natan Bshifkin” menunjuk pada sepatu yang kenakannya seraya berkata kepada rekan peserta lainnya, “Ini adalah Muhammad”.
Dalam pernyataan pers, Rabu (25/02), Shaer menyatakan heran pihak redaksi televisi Israel tersebut tidak membuang bagian ini, tidak peduli dengan perasaan para pemirsa Arab dan kaum muslimin. Dia mengatakan, “Perasaan kaum muslimin di Palestina dan sepanjang dunia Islam dibuat sock dengan berlanjutnya propaganda pelecehan terhadap Islam dan Nabinya, serta kepada seluruh Rasul dan Nabi Allah.”
Dia menegaskan siaran semacam ini sudah melampaui batas-batas kekritisan yang wajar dan diperbolehkan, ini adalah bentuk adab dialog yang lalim dalam menghadapi perbedaan.
Menteri Wakaf Palestina menjelaskan, setelah melakukan pelecehan terhadap Nabi Isa as dan ibunya, Maryam, televisi 10 Israel kembali menyerang perasaan kaum muslimin dengan pelecehan terhadap Nabi Muhammad saw. Dia menambahkan, “Nampaknya, lelecehan yang keluar dari mulut orang-orang Israel terhadap para Nabi dan apa yang terjadi pada pekan lalu berupa pelecehan terhadap Nabi Isa dengan kata-kata dan ungkapan yang sangat kotor, adalah bagian dari rangkaian proram yang disiapkan media Israel untuk dilaksanakan.”
Dia menyerukan umat Arab dan dunia Islam untuk keluar melakukan aksi massa, mengecam kejahatan biadab terhadap para Nabi yang dimulian ini. Dia meminta para imam dan khatib masjid di Palestina, dunia Arab dan Islam untuk mengungkap pelecehan yang dilakukan penjajah Zionis Israel terhadap para nabi Allah. (seto)
Pasukan Al-Qassam memergoki tentara Israel mengenakan Pampers, karena mereka takut buang hajat di luar tank
Hidayatullah.com—Bukan hanya bayi yang mengenakan popok alias pampers. Pasuka PampersTetapi tentara Yahudi-Israel juga mengenakannya. Tapi bukan karena mereka suka ngompol. Ini disebabkan karena mereka takut buang air di luar kendaraan tempur karena khawati serangan para pejuang Al-Qassam.
Mungkin karena ketakutan itulah yang membuat alas an pasukan Israel hingga memutuskan mengenakan Pampers. Gara-gara sikapnya yang lucu ini, para pemuda Palestina memberi julukan baru pada mereka dengan sebuah Jaish Pampers (tentara Pampers).
Julukan ini bukanlah tanpa dasar, para pejuang Al-Qassam berhasil mengungkap bahwa pasukan Israel memakai penampung air seni, yang biasa dipakai anak-anak atau para manula.
Lewat jumpa pers, di hadapan para wartawan yang ditayangkan channel Al Quds, pasca pertempuran Al Furqan, beberapa waktu lalu.
"Di mana keberanian tentara itu (Israel), yang menyerang dengan dukungan teknologi. Dari udara, dari atas awan, dari laut, serta dari dalam tank mereka yang terlindungi, untuk menghadapi para pemuda yang tidak memiliki banyak persenjataan, akan tetapi mereka bisa mengalahkan," ujarnya.
"Dan kami akan menggambarkan kepengecutan para tentara Zionis itu, adalah hal yang paling aneh, bahwa yang selalu kita nilai sebagai militer yang terkuat di dunia ternyata mengenakan Pampers, dan mereka tidak mau keluar dari tank, untuk menghadapi para pejuang," tambah pejuang Al-Qassam.
Kontan, kabar itu menjadi bahan tertawaan penduduk Palestina serta ramai dibicarakan dalam forum-forum diskusi di internet. Bermacam-macam komentar beredar, "bisa-bisa pemerintahan Israel akan memboikot produk Pampers, karena telah menyebabkan mereka kalah perang", "pesawat tempur Israel terpaksa kembali ke pangkalan mereka, karena pilotnya lupa belum mengganti Pampersnya yang lama", ada juga komentar, "militer Israel telah menghubungi perusahaan Pampers agar memperbesar ukuran, agar lebih bisa tahan lama".
Sabili-Allah SWT kembali menampakkan kekuasan-Nya (ayaturrahman) melalui sebuah karamah kejadian ajaib. Perkara di luar nalar manusia. Setiap muslim hendaknya mencermati, mengambil pelajaran. Sebagai bekal menguatkan langkah dalam menjalani kehidupan.
Perang di Gaza juga demikian. Banyak ayat-ayat Allah terbukti. Karamah Allah turun untuk meolong orang yang membela agamanya. Itu yang dialami oleh mujahidin Palestina, para syuhada Gaza. berikut data-datanya:
Kita awali dari Dr. Muawiyah Hassanein, Direktur Ambulan Darurat dan Departemen Kesehatan di Gaza menceritakan:
"Syuhada yang meninggal berhari-hari, bahkan berminggu-minggu masih meneteskan darah segar dari tubuhnya. Kami dan semua orang di sini sangat terkejut…"
Subhanallah….
Syahid 'Iyan berkata: "Saya menyaksikan orang yang gugur syahid tersenyum, meskipun kondisi tubuhnya hancur, darahnya masih segar."
Beberapa dokter Yordan yang menjadi relawan di Gaza memberi kesaksian:
Dr Hisam Az Zighah memberi kesaksian itu di acara Festival Ikatan Dokter Yordan beberapa hari yang lalu. Kepada wartawan Hisam menunjukkan bukti berupa sebuah proyektil peluru, mushaf Al-Quran serta buku kumpulan doa-doa, Hishnul Muslim.
Saat itu datang seorang mujahidin yang menderita luka di rumah sakit As Syifa'. Dokter dokter tersebut melakukan pemeriksaan. Dokter itu dikejutkan dengan sepotong proyektil peluru yang ia temukan bersarang di saku pejuang tersebut.
Ada lagi pengakuan Abu Qudamah, salah seorang komandan lapangan Hamas di wilayah Timur Az Zaitun, Kota Gaza:
"Saya dan beberapa mujahidin mengintai tank-tank Israel. Kami berdoa agar Allah menurunkan tentara-Nya dari langit membantu kami. Mendadak turunlah awan tebal menyelimuti wilayah kami. Kami menyelinap di antara puluhan tank-tank itu tanpa diketahui oleh musuh. Anehnya tidak terlacak oleh pesawat-pesawat pengintai yang lalu-lalang di udara. Kami mampu meledakkan tangki tank-tank itu, akibatnya 5 tentara Israel tewas dan puluhan luka-luka."
Ketika pesawat-pesawat Israel membombardir di salah satu kota Gaza, turunlah hujan lebat di wilayah itu saja. Pesawat-pesawat itu mengalami kendala terbang berjam-jam dan tidak bisa melanjutkan pembombardirannya..
Dua orang dokter berkebangsaan Yordania bertugas di Gaza sedang bercakap dengan sekelompok mujahidin:
"Kami sedang mengawasi gerak-gerik tentara Israel dari lantai dua, mereka ingin masuk ke dalam. Karena salah seorang mujahidin dari kami telah memasang ranjau di pintu masuk, meledakkalah ranjau itu bersamaan tewasnya tentara Israel. Mendengar serangan itu, tentara Israel yang lain mengepung bangunan kami, terjadilah pertempuran sengit sampai jam dua pagi. Jam dua kami ketiduran sampai jam lima pagi. Kami bangun untuk melihat situasi, ternyata tentara Israel telah hengkang."
Syaikh Abu Bilal di perkemahan Rafah menuturkan:
"Kamu jangan mengira bahwa orang yang gugur di jalan Allah itu mati, mereka bahkan hidup, tapi kamu tidak mengetahui." Al Baqarah:154. Mereka para syuhada diposisikan setelah derajat orang-orang yang benar imannya dan sebelum orang-orang shaleh di dalam Al Qur'an. Allah swt. berfirman:
"Barangsiapa menta'ati Allah, dan Rasul, mereka bersama orang-orang yang Allah beri nikmat kepada mereka, di antara mereka para nabi-nabi, shiddiqin, syuhada, dan shalihin. Merekalah sebaik-baik teman." An Nisa':69-70.
Beliau menambahkan bahwa "Jasad para syuhada masih segar, karena ruh mereka layaknya memakan buah di syurga, ini juga yang menyebabkan semerbaknya bau wangi misk. Darah masih segar, janggut tumbuh. Sebagian syuhada yang dua tahun lamanya, atau berpuluh tahun bahkan beradab-abad tidak rusak jasadnya dan tidak dimakan oleh mikroba dan cacing tanah."
Wangi semerbak serasa minyak kesturi juga keluar dari jasad prajurit Al Qassam, Muhammad Abu Sya'r. Dia termasuk bagian korban serangan bom pesawat Israel. Bau harum itu tercium oleh orang yang menemukannya. Kabar kesyahidannya tersebar ke pelosok masjid.
Para pemuda masjid berbondong melihatnya. Mereka bertahmid, bertahlil dan bertakbir mengangungkan Asma Allah atas keajaiban para syuhada.
Tenaga medis menceritakan, kami berangkat untuk menolong orang yang luka-luka di sebelah Utara Gaza, ketika itu tentara Israel menembaki sekeliling kaki kami. Kami katakan:
"Kenapa kalian melakukan ini, kami bukan tentara, kami tidak bawa senjata apalagi bom."
Salah seorang tentara Israel berteriak: "Kalian orang Arab, kalian memakai pakaian putih, kalian malaikat, kalian berperang bersama Hamas."
Ada juga tentara Israel sedang diwawancarai oleh media Israel, ia mengatakan kehilangan penglihatan karena seorang pemuda, melemparinya dengan segenggam debu. Pemuda itu berbaju putih. Seketika itu buta.
Tentara Israel lainnya menceritakan, bahwa mujahidin memberikan perlawanan memancing mereka dalam banyak pertempuran laksana memancing ayam dan itik.
Pengakuan tentara Israel yang lain, ia melihat tentara Israel terluka dan ditembaki dari arah kanan dan kiri. Bingung, tidak ditemukan dan tidak diketahui dari mana tembakan itu berasal.
Sejumlah wartawan yang meliput perang di Gaza menceritakan, kami bersembunyi dari bombardir. Ketika situasi reda, kami dikejutkan oleh seorang yang keluar dari puing-puing reruntuhan bangunan sembari membawa roket, ia salah satu mujahidin pelontar roket yang menghadang kekuatan penjajah. Ia hadir, menyerang danmenghilang, laksana ditelan bumi.
Demikian, Allah SWT telah menampakkan ayat-ayatnya, melalui para pejuang yang ikhlas dan taat. Allah pasti selalu memberi perindungan kepada hamba-hamba- Nya yang membela agamanya. Janji Allah datang bersama kesabaran. Allah tak akan mengingkari janjinya. (emy)
Tegak Lurus Ke Langit-Dari Hudzaifah bin Al-Yaman Radhiyalahu ‘anhu beliau berkata: "Dahulu manusia bertanya kepada Rasulullah tentang hal-hal yang baik tapi aku bertanya kepada beliau tentang hal-hal yang buruk agar jangan sampai menimpaku" Aku bertanya: "Wahai Rasulullah, dahulu kami berada dalam keadaan jahiliyah dan kejelekan lalu Allah mendatangkan kebaikan (Islam,-pent) ini, apakah setelah kebaikan ini akan datang kejelekan ?" Beliau berkata: "Ya" Aku bertanya : "Dan apakah setelah kejelekan ini akan datang kebaikan?" Beliau menjawab : "Ya, tetapi didalamnya ada asap". Aku bertanya : "Apa asapnya itu ?" Beliau menjawab : "Suatu kaum yang membuat ajaran bukan dari ajaranku, dan menunjukkan (manusia) kepada selain petunjukku. Engkau akan mengenal mereka dan engkau akan memungkirinya" Aku bertanya : "Apakah setelah kebaikan ini akan datang kejelekan lagi ?" Beliau menjawab :"Ya, (akan muncul) para dai-dai yang menyeru ke neraka jahannam. Barangsiapa yang menerima seruan mereka, maka merekapun akan menjerumuskan ke dalam neraka" Aku bertanya : "Ya Rasulullah, sebutkan cirri-ciri mereka kepada kami ?" Beliau menjawab : "Mereka dari kulit-kulit/golongan kita, dan berbicara dengan bahasa kita" Aku bertanya : "Apa yang anda perintahkan kepadaku jika aku temui keadaan seperti ini" Beliau menjawab : "Pegang erat-erat jama'ah kaum muslimin dan imam mereka" Aku bertanya : "Bagaimana jika tidak imam dan jama'ah kaum muslimin?" Beliau menjawab :"Tinggalkan semua kelompok-kelompok sempalan itu, walaupun kau menggigit akar pohon hingga ajal mendatangimu" Seorang penyair berkata."Aku mengenal keburukan bukan untuk keburukan akan tetapi untuk menjauhinya""Dan barangsiapa yang tidak mengenal kebaikan dari keburukan dia akan terjerumus kedalam keburukan itu".
Sesungguhnya musuh-musuh Allah terus mengintai Islam hingga ketika mereka telah melihat penyakit whan (cinta dunia dan takut mati) telah menjalar dalam tubuh kaum muslimin dan penyakit-penyakit yang lain sudah menyebar mereka langsung menyerang dan menyumbat nafas kaum muslimin.
Sesungguhnya racun-racun berbisa yang membinasakan dan menghancurkan kekuatan kaum muslimin serta melemahkan gerak mereka bukanlah pedang-pedang orang-orang kafir yang berkumpul untuk membuat makar terhadap Islam. Akan tetapi kuman-kuman yang busuk yang menyelinap didalam tubuh kaum muslimin yang lambat tapi pasti (itulah yang menyebabkan kebinasaan). Itulah asap yang dikatakan oleh Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam dalam haditsnya : "suatu kaum yang membuat ajaran bukan dari ajaranku dan memberikan petunjuk bukan dari petunjukku ....." Oleh karena inilah umat Islam mejadi terbelakang dan menjadi santapan bagi setiap musuh serta menyebarnya kebatilan.
HATI-HATI ANTEK-ANTEK YAHUDI !!! Sesungguhnya para gembong-gembong kekafiran telah memproduksi antek-anteknya dalam negeri kaum muslimin dua cara.
[1]. Pengiriman para pelajar ke negeri kafir (seperti di Cihicago Univerity,-pent) yang disanalah para pelajar kaum muslimin di cuci otak-otak mereka lalu jika mereka pulang mereka sebarkan racun-racun itu kepada kaum muslimin.
[2]. Dengan menyelinapnya para orientalis dibawah simbol-simbol penelitian ilmiah. Sesunggunya para orientalis-orientalis itu merupakan antek-antek/tangan-tangan Yahudi dan Nashrani.
Di dalam hadits Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam menyebutkan ciri mereka, beliau bersabda :
"Akan muncul dai-dai yang menyeru ke neraka jahannam, barangsiapa yang menerima seruan mereka maka mereka akan menjerumuskannya ke dalam jahannam". ciri mereka ?" Rasulullah menjawab : "Mereka dari golongan kita dan berbicara dengan lisan-lisan kita".
Mereka menampakkan kesungguhan dalam memberi solusi, dan maslahat bagi umat. Tapi mereka menipu umat dengan gaya bahasa mereka, dan hati-hati mereka menginginkan untuk menjalankan misi-misi tuan-tuan mereka dari kalangan Kristen dan Yahudi. Allah berfirman.
Artinya : "Tidak akan ridho orang-orang Yahudi dan Narani hingga kalian mengikuti millah mereka" [Al-Baqarah : 120]
Siapa Jama'ah Kaum Muslimin? Setelah melihat kenyataan yang pahit dan getir ini, mulailah sebagian kaum muslimin bangkit, setiap kelompok dari kaum muslimin melihat realita ini dari kaca mata tersendiri, kelompok yang lain juga demikian. Oleh karena itulah bisa dikatakan bahwa kelompok-kelompok yang ada sekarang ini yang katanya berjuang atau berdakwah, mereka itu saling berselisih dalam metode dan cara berdakwah. Dan perselisihan yang paling parah yang menghalangi persatuan mereka adalah dua hal :
[1]. Peselisihan mereka dalam pengambilan sumber ilmu dan pemahaman terhadap Al-Qur'an dan Sunnah.
[2]. Ketidakmengertian mereka tentang diri mereka sendiri, sehingga pada saat ini kita sering menyaksikan bahwa fanatik golongan ini masih menyumbat akal pikiran para dai-dai yang turun di medan dakwah. Mereka membanggakan diri mereka sendiri dan meremehkan yang lainnya.
Sebagiannya menganggap bahwa kelompoknya itulah yang dinamakan jama'ah kaum muslimin dan pendirinya adalah imam kaum muslimin yang wajib di bai'at atau disumpah setia. Dan sebagiannya lagi mengkafirkan kaum muslimin. Sebenarnya mereka hanya jama'ah atau kelompok-kelompok kaum muslimin, karena kaum muslimin sekarang tidak memiliki jama'ah ataupun imam/pemimpin.
Ketahuilah wahai saudaraku, bahwa jama'ah kaum muslimin adalah (Negara Islam) yang bersatu atau berkumpul didalamnya seluruh kaum muslimin. Mereka hanya ”harus’ punya satu imam/pemimpin yang menerapkan hukum-hukum Allah dan wajib untuk di taati serta diba'iat.
TINGGALKAN KELOMPOK-KELOMPOK SEMPALAN ITU Kelompok-kelompok sempalan ini yang menyeru manusia kepada kesesatan, bersatu diatas kemungkaran dan diatas hawa nafsu atau berkumpul diatas pemikiran-pemikiran kufur seperti sosialisme, komunisme, kapitalisme, demokrasi atau bersatu berdasarkan fanatik golongan dan lain sebagainya.
Adapun kelompok yang menyeru kepada Islam (yang benar), memerintahkan kepada yang baik dan melarang dari yang mungkar maka inilah yang diperintahkan oleh Allah untuk diikuti dan ditolong. Allah ta'ala berfirman.
Artinya : "Hendaklah ada diantara kalian sekelompok orang yang menyeru kepada kebaikan dan menyeru kepada yang baik dan melarang dari yang mungkar. Dan merekalah orang-orang yang beruntung" [Ali-Imran : 104]
JALAN KELUAR DARI PROBLEMATIKA UMAT Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam memerintahkan untuk meninggalkan semua kelompok sempalan yang menyeru ke neraka jahannam meskipun sampai menggigit akar pohon hingga ajal menjemput.
Islam akan diguncang dengan angin kencang hingga merontokkan semua ranting dan cabangnya, tidak ada yang tersisa melainkan akarnya yang masih tegar. Karena itulah wajib bagi setiap muslim untuk memegang erat akar tersebut dan mengorbankan semua yang berharga dalam dirinya karena akar tersebut akan tumbuh dan tegar kembali.
GAZA (Arrahmah.com) - Perhatikan gambar-gambar ini yang dibuat oleh tentara zionis Israel di dalam rumah salah satu keluarga Palestina di Gaza. Menurut salah seorang sumber, keluarga tersebut berjumlah 48 0rang, dan keseluruhannya tewas dibantai Israel.
Israel mengatakan, mereka tengah "mempelajari" kejahatan perang yang didasarkan pada tujuan, suatu hari, seluruh manusia akan melupakannya.
PAUS Benedict XVI merehabilitasi dan melindungi Pastor Vatikan yang tidak percaya dengan Pembunuhan Yahudi oleh Hitler sebesar 6 juta, yang selama ini selalu di dengung-dengungkan oleh Pihak Zionist sebagai Genocide (Penghilangan suatu Ras) yang selama ini menjadi suatu rekayasa yang berhasil dalam sejarah konspirasi yang pernah ada di dunia ini.
Geng Yahudi: Kami Menyerbu al Aqsha dan Membaca Ritual di Dalam
[ 18/10/2008 - 05:54 ]
Alquds – Infopalestina: Gelombang para penista dari Zionis Yahudi terhadap tempat-tempat suci Islam di al Quds, yang meningkat secara siginifikan selama hari-hari terakhir, mencapai puncaknya dengan pernyataan kelompok-kelompok radikal Zionis yang menyatakan mereka berhasil menyerbu al Aqsha dengan ratusan orang dan membaca ritual-ritual Yahudi secara kolelektif dengan suara tinggi, dengan mendapat perlindungan dari otoritas pendudukan dan kemudahan dari pasukannya.
Ketua Yayasan Wakaf dan Peninggalan al Aqsha, Ir. Zaki Igbaria, mengingatkan meningkatnya fenomena kelompok-kelompok Yahudi radikal menggalang penyerbuan massal terhadap masid al Aqsha yang memiliki tujuan utama menegakkan siar-siar agama Yahudi dan Talmud di dalam masjid al Aqsha.
Peringatan yayasan al Aqsha ini dikeluarkan setelah kelompok radikal Yahudi melakukan pengumuman pernyataan, berita media dan gambar-gambar foto yang mengungkapkan kebanggaan mereka bahwa orang-orangnya berhasil menyerbu secara massal ke masjid al Aqsha pada Rabu (15/10) malam. Dan mereka membaca ritual-ritual secara kolektif dengan suara tinggi.
Dalam pernyataan yang dikeluarkan geng-geng Yahudi tersebut dikatakan, secara rahasia sejumlah anggotanya berhasil menyerbu masjid al Aqsha hari Rabu. Di antara mereka untuk pertama kalinya berhasil membawa “4 macam” yang disebut sebagai siar agama Yahudi. Disebutkan bahwa di antara kelompok radikal Yahudi yang berhasil menyerbu al Aqsha adalah Yahudi Etzion. Setelah menyerbu masjid al Aqsha mereka membaca semacam ritual yang biasa dilakukan kaum radikal Yahudi dengan suara tinggi secara kolektif. Mereka menyatakan berhasil memasukan lembaran-lembaran sifir yang digunakan untuk ritual dan membagikannya kepada para peserta dalam ritual tersebut sambil membawa bagian-bagian dari “4 macam”.
Menurut pernyataan dari geng-geng Yahudi, polisi Israel tetap membiatkan hal ini berlangsung secara rahasial agar tidak diketahui kaum muslimin. Berhasil masuk ke dalam areal al Aqsha sebanyak 20 kelompok dalam satu hari yang berjumlah 650 orang. Sebanyak 400 orang sebelum dzuhur dan 250 setelah dzuhur yang menyertakan para tokoh Talmud. Mereka menyerbu al Aqsha setelah melakukan persiapan, ritual agama dan Talmud bagi mereka yang ingin masuk sinagog. Demikian disebutkan dalam siaran berita dan pernyataan kelompok-kelompok Yahudi.
Kelompok-kelompok radial Yahudi tersebut juga mendokumentasikan aksi mereka kemudian menyebarkan gambar-gambar yang menunjukan kondisi penyerbuan, bagaimana kelompok-kelompok Yahudi ini melakukan penyerbuan masjid al Aqsha dan menunaikan ritual-ritual Taurat di berbagai sudut area di dalam kompleks masjid al Aqsha.
Rabu (15/10) sore, ratusan radikal Yahudi menyerbu area masjid al Aqsha dari pintu barat al Mughariba yang kunci-kuncinya dipegang otoritas Zionis Israel begitu kota al Quds jatuh ke tangan Israel dalam peran Juni 1967.
Aksi penyerbuan baru ini meningkatkan ketegangan dan mobilitas penjaga masjid al Aqsha yang mencoba menghalau kaum radikal Zionis ini menyerbu al Aqsha. Namun para penyerbu, dikawal oleh puluhan anggota kepolisian Israel besenjata lengkap saat mereka berkeliling secara provokatif di area al Aqsha.
Direktur Wakaf Syaikh Azam al Khatib mengecam aksi provokatif ini. Dia menuduh pasukan penjajah Zionis Israel mempergenting kondisi dengan mengizinkan kaum radikal Zionis menyerbu masjid al Aqsha dan mengawal mereka.
Al Khatib menyatakan aksi kaum radikal Zionis ini telah melecehkan perasaan kaum muslimin. Dia mengingatkan aksi provokatif ini bisa meningkat berkali lipat. Dia menegaskan bahwa masjid al Aqsha adalah masjid Islam sesuai dengan keputusan Allah. Tidak seorangpun ikut memilikinya kecuali kaum muslimin. Masjid al Aqsha adalah simbul keteguhan, perjuangan dan samangat bangsa Palestina yang menjadi penjaga masjid al Aqsha sebagai kiblat pertama kaum muslimin.
Dia mengingatkan akan terjadi gocangan yang lebih keras apabila kaum radikal Israel berani menyentuh masjid al Aqsha dan melakukan rencananya melakukan yahudisasi al Quds. Dia menegaskan aksi-aksi Zionis Israel terhadap al Quds dan masjid al Aqsha akan menghancurkan semua kesempatan damai, keadilan dan stabilitas di kawasan.
Syaikh al Khatib menyerukan dunia Arab dan Islam memperlakukan dengan sungguh-sungguh bahaya yang mengancam masjid al Aqsha dan rencana Zionis yang bertujuan untuk mengosongkan Baitul Maqdis dari penduduk Palestina.
Sejak Rabu pagi, Ribuan Zionis Israel Rabu (15/10) tiba di kota al Quds terjajah untuk mendukung aksi yang dilakukan kelompok radikal Zionis dalam rangka memperingati hari “Perlindungan Yahudi”. Sejak pagi, pasukan Israel sudah disiagakan untuk mengawal aksi tersebut. Mereka tersebar di sejumlah tempat dan sudut-sudut kota. Mereka juga berkumpul di setiap gerbang masuk kota al Quds untuk menjamin keamanan orang Yahudi yang akan melakukan aksi di Kota Lama.
Terkait dengan aksi ini. pasukan Israel mengumumkan menutup semua jalan protokol di kota al Quds, demi kelancaran aksi.
Lembaga Wakaf al Aqsha mengungkapkan, telah mencium gelagat dari aksi ini yaitu, terkait dengan Pembukaan Kuil Yahudi Raya yang berjarak 50 meter dari Masjid al Aqsha dan beberapa meter dari tembok al Buraq (tembok ratapan).
Menurut lembaga ini, kuil tersebut tehubung dengan sejumlah terowongan yang berada di bawah Masjid al Aqsha. Pada saat yang sama, pemerintah Israel bermaksud membuka pintu lain bagi kuil ini. Secara langsung pintu ini nantinya menghadap areal waqaf Islam yang berada di lingkungan bangunan suci al Aqsha. (seto)
Kronologis Mengapa Israel berkeinginan kuat mendapatkan GAZA
Israel Akan Bangun Sinagog Terbesar di Dunia
[ 15/01/2008 - 03:37 ]
Gaza-Infopalestina : Ketua Gerakan Islam di wilayah Palestina jajahan 48, Raed Shalah mengungkapkan tentang adanya dokumen terbaru Israel yang berisi rencana pembangunan kuil terbesar dunia di areal Masjid Al-Aqsha.
Dalam wawancaranya dengan situs Islam Online yang terbit hari Rabu kemarin (9/1), Shalah memaparkan tentang mega proyek Israel untuk membangun tempat ibadah yahudi terbesar di dunia dalam rentang enam tahun terakhir ini. Shalah menyebutkan dokumen ini telah mendapat persetujuan dari seluruh pemimpin yahudi di seluruh dunia, terutama yang bermukim di Amerika
Untuk merealisasikan rencananya ini, Israel berhasil mengumpulkan dana sebesar 44 juta dollar. Tujuan dari proyek ini adalah meneruskan pembangunan sinagog Israel di dalam Masjid Al-Aqsha seluas 144.000 m2.
Shalah menambahkan, sinagog ini akan mempunyai beberapa pintu mengikuti pintu-pintu yang terdapat Masjid Al-Aqsha. Seperti pelataran di depan Masjid Al-Aqsha nantinya akan menjadi halaman buat sinagog tersebut. Bangunan ini persis seperti Kuil Sulaiman yang mereka impi-impikan. Yang paling nyata dari rencana mereka ini adalah penutupan pintu yang menuju Mushollah al-Buraq yang terdapat di dalam pelataran Masjid Al-Aqsha. Kemudian mereka membangun pintu yang lain yang menuju langsung sinagog yahudi tersebut.
Rencana terbaru mereka ini terlihat juga dari penutupan gerbang al-Mugharabah, salah satu pintu menuju Masjid Al-Aqsha dan membangun jembatan di atasnya yang memungkinkan kelompok yahudi masuk areal al-Aqsha dan menguasasinya secara penuh.
Adapun di sebelah selatanya, rencana Israel akan membuka pintu yang ketiga (sekarang masih tertutup) yang menuju Mushollah Marwan yang bisa menampung 6000 jam’ah, agar dapat melaksanakan misanya (pembaptisan) secara langsung di dalam masjid tersebut.
Langkah awal yang mereka lakukan untuk merealisasikan rencananya ini adalah dengan membangun tangga yang menyambungkan dengan Pintu Ketiga sehingga dengan leluasa mereka dapat masuk Mushollah Marwan untuk melaksanakan misanya.
Di sisi lain Raed Shalah mengingatkan, Mantan Perdana Menteri Israel, Ehud Barak yang kini menjadi Menteri Perang Israel adalah orang yang telah membuka tangga ini. hal ini menjadi bukti bahwa mereka tengah mempersiapkan pembangunan sinagog terbesar dan menjadikan Mushollah Marwan sebagai target utamanya.
Sementara itu di bagian barat, berdasarkan dokumen yang ia miliki, akan diakukan penggalian di bawah tembok al-Gharbi (tembok bagian Barat) Al-Aqsha sebagai sarana bagi Israel untuk menyerang langsung Masjid Al-Aqsha atau dalam upaya mereka membendung serangan kaum muslimin dari dalam al-Aqsha.
Di samping itu, di bagian bawah Al-Aqsha yang terdapat di sebelah timurnya dimana terdapat makam ar-Rahmat, kuburan bagi sebagian besar para shahaabat Nabi yang mulia. Mereka membuat stasiun mono rel (kereta gantung) yang menghubungkan Masjid Al-Aqsha dengan gunung al-Zaitun yang dikenal di kalangan yahudi sebagai gunung paling suci di dunia, tempat dimana terdapat sejumlah kuburan yahudi.
Dengan rencana ini, Israel berusaha menguasai setiap sudut Masjid Al-Aqsha dengan semua bagianya. Shalah mengingatkan, Israel sangat bersemangat dalam merealisasikan rencana mereka ini tahap demi tahap. Mereka juga mendirikan lembaga bersama yang tergabung di dalamnya tiga agama besar dunia, Yahudi, Kristen dan Islam, untuk memberikan payung legal Israel dalam menodai masjid kaum muslimin. Lembaga ini akan memberi setiap pengalola kantor agama masing-masing bagian tempat sucinya. Akan tetapi atas otoritas Zionis.
Masjid al-Aqsha dan tempat-tempat suci lainya di al-Quds menjadi target berbahaya, incaran yahudisasi Al-Quds, teruatam di saat dunia Arab dan kaum muslimin diam melihat aksi mereka menggali dan membangun gerbang al-Mugrarab sejak bulan Pebruari lalu. (asy)
jahan 48, Raed Shalah mengungkapkan tentang adanya dokumen terbaru Israel yang berisi rencana pembangunan kuil terbesar dunia di areal Masjid Al-Aqsha.
Dalam wawancaranya dengan situs Islam Online yang terbit hari Rabu kemarin (9/1), Shalah memaparkan tentang mega proyek Israel untuk membangun tempat ibadah yahudi terbesar di dunia dalam rentang enam tahun terakhir ini. Shalah menyebutkan dokumen ini telah mendapat persetujuan dari seluruh pemimpin yahudi di seluruh dunia, terutama yang bermukim di Amerika
Untuk merealisasikan rencananya ini, Israel berhasil mengumpulkan dana sebesar 44 juta dollar. Tujuan dari proyek ini adalah meneruskan pembangunan sinaog Israel di dalam Masjid Al-Aqsha seluas 144.000 m2.
Shalah menambahkan, sinagog ini akan mempunyai beberapa pintu mengikuti pintu-pintu yang terdapat Masjid Al-Aqsha. Seperti pelataran di depan Masjid Al-Aqsha nantinya akan menjadi halaman buat sinagog tersebut. Bangunan ini persis seperti Kuil Sulaiman yang mereka impi-impikan. Yang paling nyata dari rencana mereka ini adalah penutupan pintu yang menuju Mushollah al-Buraq yang terdapat di dalam pelataran Masjid Al-Aqsha. Kemudian mereka membangun pintu yang lain yang menuju langsung sinagog yahudi tersebut.
Rencana terbaru mereka ini terlihat juga dari penutupan gerbang al-Mugharabah, salah satu pintu menuju Masjid Al-Aqsha dan membangun jembatan di atasnya yang memungkinkan kelompok yahudi masuk areal al-Aqsha dan menguasasinya secara penuh.
Adapun di sebelah selatanya, rencana Israel akan membuka pintu yang ketiga (sekarang masih tertutup) yang menuju Mushollah Marwan yang bisa menampung 6000 jam’ah, agar dapat melaksanakan misanya (pembaptisan) secara langsung di dalam masjid tersebut.
Langkah awal yang mereka lakukan untuk merealisasikan rencananya ini adalah dengan membangun tangga yang menyambungkan dengan Pintu Ketiga sehingga dengan leluasa mereka dapat masuk Mushollah Marwan untuk melaksanakan misanya.
Di sisi lain Raed Shalah mengingatkan, Mantan Perdana Menteri Israel, Ehud Barak yang kini menjadi Menteri Perang Israel adalah orang yang telah membuka tangga ini. hal ini menjadi bukti bahwa mereka tengah mempersiapkan pembangunan sinagog terbesar dan menjadikan Mushollah Marwan sebagai target utamanya.
Sementara itu di bagian barat, berdasarkan dokumen yang ia miliki, akan diakukan penggalian di bawah tembok al-Gharbi (tembok bagian Barat) Al-Aqsha sebagai sarana bagi Israel untuk menyerang langsung Masjid Al-Aqsha atau dalam upaya mereka membendung serangan kaum muslimin dari dalam al-Aqsha.
Di samping itu, di bagian bawah Al-Aqsha yang terdapat di sebelah timurnya dimana terdapat makam ar-Rahmat, kuburan bagi sebagian besar para shahaabat Nabi yang mulia. Mereka membuat stasiun mono rel (kereta gantung) yang menghubungkan Masjid Al-Aqsha dengan gunung al-Zaitun yang dikenal di kalangan yahudi sebagai gunung paling suci di dunia, tempat dimana terdapat sejumlah kuburan yahudi.
Dengan rencana ini, Israel berusaha menguasai setiap sudut Masjid Al-Aqsha dengan semua bagianya. Shalah mengingatkan, Israel sangat bersemangat dalam merealisasikan rencana mereka ini tahap demi tahap. Mereka juga mendirikan lembaga bersama yang tergabung di dalamnya tiga agama besar dunia, Yahudi, Kristen dan Islam, untuk memberikan payung legal Israel dalam menodai masjid kaum muslimin. Lembaga ini akan memberi setiap pengalola kantor agama masing-masing bagian tempat sucinya. Akan tetapi atas otoritas Zionis.
Masjid al-Aqsha dan tempat-tempat suci lainya di al-Quds menjadi target berbahaya, incaran yahudisasi Al-Quds, teruatam di saat dunia Arab dan kaum muslimin diam melihat aksi mereka menggali dan membangun gerbang al-Mugrarab sejak bulan Pebruari lalu. (asy)
Penjelasan Penting Tentang Al-Aqsha
[ 04/12/2007 - 04:19 ]
leh : Ahmad Khalifah (Ketua Lembaga Kemakmuran Masjid Al-Aqsha)
Mukaddimah
Baitul Maqdis adalah kota terbesar di Palestina maupun di wilayah Syam. Ia adalah kota paling tua yang dibangun manusia sampai saat ini. Peninggalan-peninggalan terbesar menunjukan bahwa kota ini sudah ada sejak enam ribu tahun yang lalu.
Sebagaimana sabda Nabi Muhammad SAW ketika ditanya oleh Abu Dzar Al-Gifari. Abu Dzar bertanya ya Rasulallah, masjid apa yang paling pertama dibangun ? Rasul menjawab, Masjid Al-Haram. Kemudian ku bertanya lagi, kemudian apa ? Rasul menjawab kemudian Masjid Al-Aqsha. Abu Dzar bertanya berapa jarak antara keduanya ? Nabi menjawab, 40 tahun. Kapan saja engkau mendapati masjid tersebut (al-Aqsha) maka shalatlah di dalamnya karena di sana ada keutamaan yang Allah janjikan. (HR. Bukhari )
Berarti masjid ini sudah dibangun sementara manusia belum ada. Atau masjid ini tidak pernah digunakan orang selama puluhan ribu tahun, hingga awal permukiman kota pada jamanya Romawi. Bangsa-bangsa saling memperebutkan kota ini. Ketika ada satu bangsa memakmurkanya kemudian bangsa lain menguasainya dan mengancurkanya. Kota ini sudah dibangun dan dihancurkan sebanyak tujuh kali.
Ketika para ilmuwan purbakala menggali peninggalan al-Quds, mereka menemukan sisa-sisa perdaban manusia dalam rentang waktu berabad-abad dalam kebudayaan yang berbeda. Namun sayang sisa-sisa kebudayaan tersebut kebanyakanya sudah hilang ditelan zaman. Bukan hanya karena waktu, juga dikarenakan tangan-tangan manusia yang senang berbuat kerusakan. Allah Ta’ala berfirman, “Apa yang menimpa kalian dari mushibah itu karena perbuatan tangan-tangan kalian… (As-Syura 30).
Adapun sejarah yang pernah mencatatnya, perlu beberapa catatan di dalamnya. Seperti keberadaan bangsa Yabusin yang pernah membangun pertama kali kota ini. Bangsa ini hidup diperkirakan pada 5000 tahun sebelum Masehi. Kota ini dulu dinamakan kota Yabus kemudian diganti dengan Godhet atau kota Dawud. Kota ini kemudian dikuasai oleh bangsa Yahudi pada tahun 1049 sebelum Masehi, sebelum datangnya bangsa Farsi pada tahun 586 SM yang mengusir mereka dari kota ini. Selanjutnya kota ini berada dalam pemerintahan Yunani pada kira-kira tahun 332 SM. Lalu bangsa Roma pada tahun 63 SM. Sementara itu Hedroyan mengklaim bahwa al-Quds telah dikuasai banga Eliya Kaptolina pada tahun 332 SM. Kemudian dikuasai bangsa Bizantium sejak tahun 330 SM.
Terakhir pada zaman penaklukan Islam yaitu pada tahun 636 M atau bertepatan dengan tahun 15 Hijriyah kota ini dibawah kekuasaan ummat Islam di bawah kakhalifahan Umar Ibnu Khottob. Umar lah yang pertama-pertama mengadakan perombakan kota tersebut dengan memakai metode modern yaitu dengan adanya pembagian tugas dan hak. Pembagian kewajiban serta perlindungan terhadap kaum Nashrani. Tetapi jangan sekali-kali Yahudi diperbolehkan tinggal di sana.
Teks Perjanjian Umariyah
Bismillahirrahmanirrahim
Hamba Allah, Umar Amirul Mukminin dengan ini memberikan keamanan bagi warga Eliya. Aku telah memberikan mereka keamanan bagi diri-diri mereka, harta-harta mereka, gereja-gereja mereka serta keturunan mereka. Orang-orang sakit ataupun yang sehatnya berikut ajaran keyakinanya mendapatkan perlindungan. Gereja mereka jangan diambil atau dihancurkan. Mereka tidak boleh diusir tidak juga terhadap keturunanya mereka atau sedikitpun harta-harat mereka. Mereka jangan dipaksa keluar dari agamanya. Tidak boleh dianiaya. Tetapi tidak ada seorang yahudi pun yang boleh tinggal di kota Eliya ini. Warga Eliya diwajibkan membayar jizyah, sebagaimana diperlakukan kepada warga Madain. Mereka harus memisahkan diri dari Romawi dan dari para pencuri. Barang siapa yang keluar diantara mereka, maka ia akan aman, dirinya dan hartanya hingga sampai tempat perlindungan dirinya. Barang siapa yang tinggal (di Eliya) maka dia juga akan aman. Bagi dirinya sebagaimana bagi warga Eliya terkait kewajiban Jizyah. Siapa saja dari warga Eliya yang mau pergi bersama Romawi dan keluar dari perjanjian ini bersama keturunanya, maka ia aman atas dirinya, keturunanya hingga ia sampai ke tempat perlindunganya. Barang siapa yang sudah ada di sana sebelum peristiwa (pembunuhan ini), maka ia bebas. Jika mau tinggal maka baginya sebagaimana warga Eliya dari Jizyah atau ia mau pergi bersama Romawi (terserah dia) barang siapa yang kembali ke keluarganya maka tidak boleh diambil darinya sedikitpun, hingga ia memanen tanamanya.
Tulisan ini adalah perjanjian dengan Allah, RasulNya, Para Khalifah Kaum Muslimin. Jika mereka memberikan apa yang diwajibkan bagi mereka berupa Jizyah. Hal ini disaksikan oleh Kholid bin Walid, Amer bin Ash, Abdurrahman bin Auf dan Muawiyah bin Supyan. Di tulis dan disaksikan pada tahun 15 H.
Baitul Maqdis
Baitul Maqdis terus menjadi milik kaum muslimin hingga abad 20. Merekalah yang mengatur perikehidupan di Baitul Maqdis. Merekalah yang membuat jalan-jalan, bangunan, merenopasi pagarnya. Merekalah yang membangun menara-menaranya, masjid-masjidnya serta Masjid al-Aqsha. Ketika pasukan Salib datang ke baitul Maqdis, mereka membuat kerusakan dan kehancuran di Baitul Maqdis. Maka datanglah pasukan kaum muslimin yang dipimpin Shalahuddin al-Ayyubi untuk merebut kembali Baitul Maqdis dari tangan Salibiyyin. Sejak saat itulah Baitul Maqdis berada dalam kekuasaan kaum muslimin. Mereka mengadakan perbaikan dan renovasi, terutama Masjid Al-Aqsha hingga datangnya penjaja Isnggris tahun 1336 H./1917 M.
Inggris lah yang memberikan tanah Palestina ini kepada bangsa Yahudi. ialah yang membuat pusat-pusat kekuatan markaz yahudi di Palestina selain kota Al-Quds yang terletak di dalam pagar dan di dalam perkampungan muslim. Al-Quds saat itu berada dalam otoritas Yordania selama 19 tahun yang kemudian direbut Israel pada tahun 1387 H. / 1967 M.
Kemudian ummat tidak mendapatkan Baitul Maqdis ini kecuali dampak pisik dan psikis saja. Secara fisik apa yang dtemukan para ahli tentang sisa-sia peninggalan kota tersebut. dan ini luput dari penglihatan mata. Adapun bukti fsikisnya adalah berubahnya nama-nama tempat di kota tersebut, disesuaikan dengan hawa napsunya masing-masing. Walau pun masih ada beberapa nama yang tampak mirip.
Untuk nama al-Quds saja ternyata ada sekitar 84 nama lain, walau yang masih terkenal hanya dua nama saja yaitu :
1. Yero-Salem : suatu tempat di sekiatr al-Quds atau pecahanya Yero Salem berarti ‘Kota Keselamatan”
2. Baitul Maqdis : nama ini diambil dari Islam. Atau suka dilkatakan al-Quds saja.
Nama pertama sangat sempit, sementara yang kedua memang yang paling layak. Karena yang memberikanya adalah Allah SWT. Dengan kaum muslimin nama ini mengandung ikatan yang sangat kuat. Yaitu ikatan Islam, agama dan historis. Keterkaitan dengan kota Makkah hanya berjarak 40 tahun dalam sisi pembangunanya, sebagaimana disebutkan dalam hadits Abu Dazr al-Ghifari. (asy)
Sesungguhnya peristiwa Isra dan Mairaj Rasulallah telah menaikan derajat kota Baitul Maqdis berikut masjidnya. Allah Ta’ala menyebutkan dalam surat al-Isra ayat 1. (Maha suci Allah yang telah mengisrakan hambanya pada suatu malam dari masjid al-Haram menuju masjid al-Aqsha yang Kami berkati yang berada di sekelilingnya).
Adapun peristiwa Mi’rajnya Rasulallah disebutkan Allah dalam awal-awal surat al-Najem yang berbunyi (ia berada di tingkat paling tinggi, Kemudian dia mendekat, lalu bertambah dekat lagi. maka jadilah dia dekat dua ujung busur panah atau lebih dekat. Lalu dia menyampaikan kepada hambaNya apa yang telah Allah wahyukan.(al-Najem 7-10).
Adapun keterkaitan sejarahnya adalah ketika Khalifah Umar Ibnu Khottob menaklukan Palestina dan mendapatkan penyerahan kunci Baitul Maqdis dari penduduknya, merupakan bukti sejarah bahwa baitul Maqdis adalah milik kaum muslimin. Perjanjian Umar merupakan bukti sejarah bagi setiap bangsa dan kebuadayaan yang perlu dikaji dan dipelajari kembali.
Ikatan sejarah ini tidak mungkin dilepaskan begitu saja. Ikatan pertama menunjukan keterikatan dua masjid di muka bumi ini. Masjid Al-Haram dan Masjid al-Aqsha. Yang pertama adalah masjid utama bagi kaum muslimin yang merupakan baitullah (Rumah Allah) di atas muka bumi ini.
Sedang ikatan kedua adalah keterikatan masjid al-Aqsha dengan Sidrartul Muntaha, tempat dimana Rasulallah mi’raj kepada Allah. Ini merupakan ikatan yang kuat yang tidak mungkin terpisah, sebagai bukti salah satu keistimewaan masjid al-Aqsha dibanding dengan yang lainya.
Masjid al-Aqsha adalah tempat berkumpulnya para Nabi dan Rasul. Ia adalah satu-satunya jalan bagi Nabi Muhammad untuk menghadap Allah Tabaraka wa ta’ala.
Kemudian keberadaan Masjid Al-Aqsha ini terletak di Baitul Muqaddas seperti yang diisyaratkan oleh Rasulallah dalam haditnya : (Tidak boleh menyengajakan untuk beribadah kecuali terhadap tiga masjid : Masjid Al-Haram, Masjid Al-Aqsha dan ketiga masjidku ini (Masjid Nabawi). Dishaihkan oleh Ibnu Hibban dan ada beberapa riwayat yang semakna.
Masjid Al-Aqsha
Yang dimaksud dengan Masjid Al-Asha adalah areal yang dikelilingi pagar yang terletak di dalam pagar Al-Quds di sebalah timur dan selatanya. Adapun pagar sebelah timurnya menyatu dengan pagar al-Quds dan bagian baratnya lebih dekat dengan tembok bagian timur al-Quds yang juga menyatu.
Sementara di sebelah selatan barat dan bagian utaranya merupakan pagar khusus yang berada di dalam kota yang membentuk masjid agak bengkok. Ia punya empat sudut salah satunya berjarak 491 m. sebelah timurnya 462 m. dan yang paling pendek berada di sebelah selatan 281 dan utara 330 m.
Masjid ini terletak di dataran tinggi Baitul Maqdis yang dikelilingi pagar. Masjid Al-Aqsha adaah satu-satunya masjis yang ada di dunia ini yang dipenuhi sejumlah bangunan di sekililingnya.
Masjid ini luasnya 142 hektar. Selayaknya semua orang yang memasuki masjid ini melakukan tahiyatul masjid di sebelah mana saja sepanjang berada di sekeliling tembok. Baik di samping pohon, di dalam Kubbah emas (Qubbah Sakhra) atau di dalam bangunan masjid al-Aqsha. Siapapun yang melakukan shalat satu raka’at di areal masjid tersebut, ia akan memperoleh 500 kebaikan. Karena satu kali shalat di dalam masjid al-Aqsha pahalanya sama dengan 500 kali di selain masjid al-Aqsha, setelah Masjid al-Haram dan Masjid Nabawi.(asy)
Masjid Al-Aqsha
[ 27/05/2008 - 07:20 ]
Oleh : Mahir Abu Thair
Harian Dustur Yordania (18/5/08)
Kota Al-Quds telah hilang di tangan Arab sendiri sebelum yang lain melakukanya. Jika salah seorang diantara kita membawa gambar Masjid Qubbah Sakhra yang berwarna keemasan kemudian berkeliling kepada ribuan murid-murid sekolah di Arab. Pasti sebagian besar dari mereka tidak tahu nama gambar tersebut. Ditakdirkan ada yang tahu mereka pasti mengatakan bahwa gambar tersebut adalah masjid Al-Aqsha.
Di sejumlah surat kabar, koran, mata uang kertas ataupun logam juga di beberapa bingkisan hadiah dan majalah ataupun buku-buku yang berkaitan dengan al-Quds selalu terpampang gambar Masjid Qubbah Sakhra. Masjid Al-Aqsha telah hilang ditelan bumi bersama qubbahnya.
Jika bangsa Yahudi ingin menghancurkan kedua masjid tersebut secara bersamaan, mereka hanya akan berbicara tentang penghancuran Masjid Al-Aqsha saja dan membiarkan masjid Qubbah Sakhra bagi bangsa Arab dan kaum muslimin. Sementara lorong-lorong di bawah al-Aqsha siap meruntuhkannya. Apalagi kalau Israel membuat guncangan atau gempa bumi buatan sebagai bagian dari rencana Israel menghancurkan Al-Aqsha.
Dan ketika tidak tersisa lagi bagi kita kecuali Qubbah Sakhra yang berwarna keemasan, maka dengan sendirinya kita akan menerima penggantian dari Israel.
Al-Quds yang ada dalam ingatan kebanyakan orang disimbolisasikan dengan Qubbah Sakhra. Sementara Qubbah Sakhra masih ada, belum hencur. Yang hancur dan hilang adalah Masjid al-Aqsha. Sementara al-Aqsha tidak dikenal oleh kebanyakan generasi saat ini.
Hingga para syaikh kita, semoga Allah mensucikan mereka dan tentu dengan niat yang baik dari mereka berkata, semua areal al-Haram adalah al-Aqsha. Dengan perkataan itu para ulama itu ingin menegaskan bahwa semua tempat di sana adalah al-Haram. Namun mereka lupa perkataan tersebut juga menguntungkan Israel. Secara tidak langsung Israel juga suka dengan perkataan itu. Israel akan berkata baik !! kami akan hancurkan Masjid al-Aqsha bersama qubbahnya yang berwarna biru langit untuk kemudian kami bangun di atasnya haikal yahudi. Sementara bangsa Arab kami berikan setengah al-haram lainya di mana terdapat Qubbah Sakhra yang dianggap Al-Aqsha juga atau mewakili al-Aqsha oleh kaum muslimin. Inilah yang disebut tukar guling. Maka tercapailah solusi konflik antara kaum muslimin-yahudi dengan win-win solution.
Masjid al-Aqsha terancam hilang. Oleh karena itu seluruh aksi, partai politik, koran, majalah, media cetak, media elektronik, para pencetak gambar atau siapa saja hindarilah gambar al-Aqsha sebagai pengganti al-Quds. Semua pihak diharapkan berhenti menggunakan gambar Qubbah Sakhra sebagai lambang al-Quds. Kami berharap semua nya menggunakan gambar Masjid Al-Aqsha atau areal al-Haram al-Quds ketika berbicara tentang al-Quds. Penghilangan gambar al-Aqsha oleh bangsa Arab dan dunia sebagai bentuk prahara terhadap hak-hak legal Palestina. Terutama karena wilayah tersebut bukan hanya milik Palestina secara makna. Karena al-Quds merupakan kiblat pertama bagi ummat Islam dan al-Haram ketiga setelah Makkah dan Madinah. Al-Aqsha kedudukanya seperti Ka’bah al-Musyarafah dari sisi kesucianya.
Bagaimana mungkin ummat Islam dapat membebaskan kota al-Quds, sementara sebagian besar mereka tidak mengetahui letak-letaknya bahkan gambarnya tidak kenal ?. Bagaimana mungkin ummat Islam dapat membebaskan al-Aqsha sementara mereka tidak tahu bagaimana bentuknya ?. Apalagi tidak mengetahui sejauh mana bahaya yang mengancamnya . Bagaiamana mungkin ummat ini mau menyelematkan al-Quds dari penjajahan, sementara tiap hari al-Quds dirampas Isral, tanahnya dibangun permukiman dan penduduknya diusir dari sana, dan kita hanya diam saja ?.
Sebagian kaum muslimin membawa paspor Israel secara terpaksa atau suka rela. Sebagian mereka tenggelam dalam utang-piutang karena tak dapat membayar pajak Israel. Atau sebagian mereka membangun rumahnya setelah mendapatkan persetujuan dari Israel. Mereka hanya boleh menempati tanpa memiliki.
Bagaimana bisa sebagian uang bangsa Arab justru dipakai Israel untuk membiayai perang al-Quds. Kita juga menemukan bangsa Arab membelanjakan milyaran dollar uangnya untuk urusan yang tidak ada gunanya, hanya untuk membiayai para pemain bola, teman dekat, anak-anak, pesawat terbang, kapal pesiar ? tetapi tidak sepeser pun digunakan untuk menyelamatkan kota Al-Haram Al-Quds terjajah, atau sekedar memperlama masa tinggal bangsa Arab di sana.
Jika dunia berkonspirasi terhadap kita, maka setengah konspirasi itu oleh sebab kita sendiri. Di antara kewajiban kita hari ini adalah mengingatkan siapa saja yang melupakan kota agama Al-Quds. sebagaimana Makkah dan Madinah di Saudi. Sebab meremehkan masalah al-Quds sama saja dengan melepaskan kerudung dari kepala ibu kita. Kita serahkan masalah al-Quds kepada bangsa asing untuk melakukan apa yang mereka mau. Kesucian dan kehormatan tidak bisa dibagi dengan yang lain. Kita suka melihat orang menangis di depan Ka’bah. Tapi diam seribu bahasa ketika melihat al-Quds. Air mata sudah kering. Tidak ada yang mengetahui kecuali Allah dan pemilik hati tersebut. siapa diantara mereka yang jujur dan siapa yang melakukanya dengan ria.
Masjid Al-Aqhs tidak perlu pada air mata, juga tidak pelu pada suara keras dalam setiap demo dan aksi. Kewajiban kita hanya mengingatkan generasi ini. Minimal mereka dapat membedakan dua masjid tersebut. Sebelum kami minta mereka untuk berjihad. Mereka belum tahu kisah perjuangan al-Quds dari A hingga Z. Aku punya mimbar di sana. Aku tentu berhak tinggal dan berdiri di sana. Sebagaiman kalian punya hak untuk shalat di dalam Masjid Al-Quds. (asy)
Oleh Sang Singa Islam Shaikh/ Usamah bin Ladin –semoga Allah menjaga beliau—
Sesungguhnya segala puji hanya milik Alloh, kami memohon pertolongan dan meminta ampunan kepada-Nya. Dan kami berlindung kepada Alloh dari keburukan jiwa-jiwa kami dan kejahatan amal perbuatan kami.
Siapa diberi petunjuk oleh Alloh, tak ada seorang pun bisa menyesatkannya. Dan barangsiapa Dia sesatkan, tak ada seorang pun yang memberinya petunjuk.
Dan aku bersaksi bahwa tiada ilah (yang haq) selain Alloh saja, tidak ada sekutu bagi-Nya. Dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya.
Amma ba‘du…
Umat muslimku…
Saya berdiri di hadapan kalian pada hari-hari sulit sekarang ini bukan untuk mencela dan mengancam terhadap apa yang dialami saudara-saudara kita di Gaza, sebagai kedok untuk bersembunyi di baliknya…
Akan tetapi saya berdiri di hadapan kalian hari ini untuk menyampaikan kalimat kebenaran, yang dengan izin Alloh kalimat itu akan membantu kita mengembalikan hak yang dirampas. Kalimat kebenaran yang tidak berkompromi dengan raja, penguasa, ulama, atau menteri. Kalimat yang tidak mengakui hukum internasional yang semu. Tidak takut dengan majelis Dewan Keamanan milik negara-negara besar yang menebar ketakutan terhadap kaum tertindas di negara-negara kecil, seperti Palestina, Irak, Afghanistan, Somalia, Kashmir dan Chechnya.
Kalimat kebenaran yang seluruh dunia mengeroyoknya, ingin menghapusnya dari manhaj dan kehidupan kita, sebelum membasmi kita semua.
Kalimat itu adalah jihad suci demi merebut kembali Baitul Maqdis dan Al-Quds.
ويحالقدسديسعفافها ... والمسلمونعنالجهادنيام Duhai celaka Al-Quds, kesuciannya diinjak-injak Sementara umat Islam terlelap dari jihad…
Umat Muslimku…
Sesungguhnya rahasia kesalahan terbesar dalam perjuangan pembebasan Palestina yang sudah-sudah adalah: yang mengendalikan perjuangan itu adalah para penguasa yang mengkhianati amanah.
Di perang tahun 1948, kaum Muslimin saat itu heran bagaimana kita bisa kalah. Padahal yang mengherankan justeru jika ketika itu kita menang. Sebab bagaimana kita menang, sementara penguasa-penguasa kita telah menyerahkan urusan perang kepada penguasa Yordan yang sebenarnya, yaitu Jendral berdarah Inggris, Glubb Pasha.??
Bagaimana mungkin menang suatu umat yang dipimpin oleh musuhnya? Dan pada waktu itu, semua penguasa kita memiliki “Pasha-pasha” lain yang mengendalikannya.
Contohnya di Jazirah Arab, raja tanpa mahkotanya adalah seorang jenderal asal Inggris, Philip. Untuk menipu rakyat, penguasa cukup dengan menggelarinya Hajji Abdullah Philip. Siapa membaca dokumen-dokumen Britania yang terkait dengan masalah ini, akan tahu sejauh mana kelalaian yang mendominasi manusia pada waktu itu.
Tipuan-tipuan itu terus berlangsung, namun dengan wajah dan nama berbeda. Hari ini, setiap ibukota negara pasti ada “Bremer”nya, baik nampak atau tersembunyi. Bersama dia selalu ada “Allawi” yang menjalankan perintah-perintahnya.
Di setiap negara selalu ada “Sistani” dan “Tanthawi”, bersama mereka ada barisan para ulama, yang resmi maupun non resmi, barisan para jurnalis, intelektual dan wartawan, yang secara dusta memberikan legalitas terhadap agen-agen salibis di negeri kita. Maka semua golongan ini adalah musuh bagi umat yang harus kita diwaspadai. Dan sebagian besar dari mereka adalah orang-orang yang dikenal.
Tanda paling gampang untuk mengenali mereka adalah: penguasa memberi keluasan kepada mereka untuk beraspirasi kepada orang banyak dan menipu mereka melalui media informasi secara teratur, sementara ulama-ulama yang jujur dilarang, walau sekedar berkhutbah jumat di desa terpencil.
Di antara kekurangan kita di zaman sekarang, kita dihadapkan kepada banyak jalan yang mengusung slogan-slogan pembebasan Palestina, padahal sebagian besar jalan ini justeru mentelantarkannya.
Jalan yang paling besar adalah tindakan penguasa-penguasa hari ini yang mengadakan pertemuan-pertemuan para menteri dan melimpahkan masalah kepada Dewan Keamanan PBB. Ini adalah sebuah cara untuk lari dari tanggung jawab dan mentelantarkan masalah Palestina.
Jalan yang lain adalah menuntutnya sebagian ulama dan dai kepada para penguasa untuk membebaskan Palestina. Ini tidak lain adalah cara lain untuk lari dari tanggung jawab dan mentelantarkan darah para syuhada serta mentelantarkan Al-Aqsha.
Bagaimana mungkin kita minta tolong kepada kaki tangan musuh-musuh kita? Tidakkah mereka lelah meminta tolong selama berpuluh-puluh tahun?
المستجيربعمروعندكربته ... كالمستجيرمنالرمضاءبالنار Meminta perlindungan kepada Amru ketika ia dalam susah Seperti orang yang mencari perlindungan dari abu dengan api…
Ada jalan lain, yaitu tuntutan tokoh-tokoh jamaah Islam agar para penguasa mengizinkan mereka berjihad demi membebaskan Palestina, atau menghimbau para penguasa itu untuk mengikuti kemauan rakyat. Ini adalah jalan lain untuk lari dari tanggung jawab, yang hasilnya adalah diinjaknya kepala di pasir, penyesatan dan penipuan terhadap anggota jamaah-jamaah tersebut, dan mentelantarkan masalah.
Seharusnya mereka berterus terang kepada saudara-saudaranya: bahwa beban ini sangat berat dan kami tak siap memikulnya. Sebab kekufuran, baik lokal maupun internasional, menyerang semua usaha yang coba bergerak dan berterus terang demi kebaikan masalah ini.
Maka yang wajib adalah tahridh terhadap jihad yang hukumnya sudah fardhu ain, mendaftar para pemuda untuk bergabung dalam pasukan-pasukan jihad fi sabilillah, melawan aliansi zionis salibis dan antek-anteknya di Kawasan. Bukan menyalurkan energi para pemuda dengan turun ke jalan-jalan untuk melakukan demonstrasi-demonstrasi tanpa senjata.
Para tokoh jamaah itu seharusnya memberikan tempat bagi tenaga-tenaga pemberani yang ahli dari saudara-saudara mereka, agar mereka yang memimpin jamaah tersebut di situasi-situasi sulit seperti sekarang, supaya mereka melaksanakan kewajiban syar‘inya.
منلميكنبالقتلمقتنعاً ... يخليالطريقولايغويمناقتنعا Siapa yang tidak yakin dengan cara membunuh Hendaknya ia memberi jalan dan tidak menyesatkan orang yang yakin
Meskipun terdapat banyak jalan menyimpang, namun di sana ada satu jalan lurus untuk merebut kembali Al-Aqsha dan Palestina, yaitu jihad fi sabilillah, seperti yang telah kami singgung tadi.
Alloh Ta‘ala telah menjelaskan tentang cara menahan gempuran orang-orang kafir di dalam Al-Quranul Adzim: "Maka berperanglah kamu di jalan Alloh, kamu tidak dibebani selain dirimu sendiri, dan kobarkanlah semangat orang-orang beriman. Semoga Alloh menghentikan keganasan orang-orang kafir. Dan Alloh lebih dahsyat kekuatannya dan lebih dahsyat serangannya." (QS. An-Nisa': 84).
Dengan tahridh dan peranglah keganasan orang kafir dihentikan.
Mencukupkan diri membebankan tanggung jawab kepada penguasa dan ulama, setelah itu berpangku tangan dari jihad, tidaklah membebaskan kalian dari tanggung jawab. Tidak lain itu juga merupakan jalan untuk melarikan diri. Perintah Alloh di dalam Al-Quranul Karim untuk berjihad di jalan-Nya sudah jelas, baik berjihad dengan jiwa maupun harta, hingga kebutuhan (jihad) tercukupi.
Umat muslimku…
Sungguh engkau mampu mengalahkan eksistensi zionis dengan potensi pendukungmu yang besar dan tersimpan, tanpa harus meminta bantuan para penguasa. Bahkan meskipun mayoritas dari mereka berfihak kepada aliansi salibis-zionis.
Di sini saya bermaksud meyakinkanmu, umatku, bahwa saya yakin perkara itu mudah bagimu, dengan izin Alloh. Asalkan kita mengikuti jalan lurus, bersandar kepada Alloh dan menempuh sebab-sebab yang Dia perintahkan, serta berpaling dari jalan-jalan yang hina.
Di sini saya berikan kepadamu dua bukti, yang menunjukkan bahwa engkau mampu mengalahkan musuh-musuh kita hanya dengan sedikit kekuatan yang kamu miliki:
Bukti pertama: Kekalahan besar yang menimpa Uni Soviet di Afghanistan berkat anugerah Alloh, kemudian berkat perjuangan para pendukungmu, tanpa campur tangan tentara manapun yang dimiliki penguasa-penguasamu, meskipun dalam peperangan ketika itu dukungan secara umum memihak kepada mujahidin. Ketika itulah panji Uni Soviet dicabut dari dunia dan dibuang untuk dilupakan, segala puji dan anugerah hanya milik Alloh.
Adapun bukti kedua: Pasca runtuhnya Uni Soviet, Amerika menjadi satu-satunya penguasa dan ia berusaha memaksakan hegemoni serta kebijakan politiknya kepada seluruh dunia. Maka para penguasa di wilayah kita semakin meningkatkan ketundukan kepadanya, makin membabi buta keangkara murkaannya dan sokongannya terhadap eksistensi zionis, sehingga dia leluasa berbuat kerusakan di Palestina. Ketika itu, beberapa gelintir dari putera-puteramu memproklamirkan jihad terhadap pihak yang berdiri sendirian itu, si neo-Hitler, satu-satunya penguasa abad, maka kami berhasil mematahkan tanduknya, meluluhlantakkan bentengnya, meruntuhkan menaranya. Maka ia berjalan dengan marah, dan mengklaim akan menyeret para pemimpin jihad, hidup atau mati, untuk mengembalikan kewibawaan Amerika dan menjadikan mereka pelajaran bagi orang lain. Maka Amerika seperti Abu Jahal di perang Badar, ia keluar dengan menyombongkan kekuatan senjata dan jumlah pasukannya. Namun, kami kembali berhasil tumpulkan ketajamannya, kami bunuh tentara-tentaranya, kami cerai-beraikan persahabatannya, dan karunia itu dari Alloh semata. Jika perang telah tersulut dan kita dizalimi, maka kata-kata yang dipakai adalah kata-kata pedang, jika ingin hak-hak yang dizalimi kita rebut kembali. Lihatlah Amerika, hari ini ia terhuyung-huyung oleh pukulan-pukulan mujahidin dan oleh berbagai krisis yang menderanya. Sejak dari kerugian jiwa, kemudian politik, hingga ekonomi. Sekarang ia tenggelam dalam krisis ekonomi, sampai-sampai ia minta bantuan kepada negara-negara kecil, apalagi negara-negara besar. Ia tak lagi disegani musuh, dan tidak dihormati kawan.
Di sinilah kita harus sedikit berfikir; kalian tahu bahwa yang pertama kali dirugikan oleh bangkrutnya kezaliman Amerika adalah eksistensi zionis. Sebab dengan itu ia kehilangan salah satu penopang utama keberadaannya dan urat nadi kehidupannya. Kerugian besar dan cepat pada kekuatan Amerika inilah salah satu faktor penting mengapa Israel melakukan serangan barbar ke Gaza, dalam percobaan frustasi untuk memanfaatkan masa-masa terakhir kepemimpinan Bush dan kaum neo-konservatif, masa yang telah memberikan kepada mereka kekuatan, dana, dukungan moral, planning strategi, dan permusuhan terselubung yang tidak bisa diberikan oleh pemerintahan lain, untuk dia gunakan menyerang kaum Muslimin dan memukul semua kekuatan yang menolak hegemoni Amerika di Kawasan.
Tapi ternyata kekuatan Gedung Putih hancur berkeping-keping di atas bebatuan mujahidin di Afghanistan, dan tenggelam di lumpur jebakan Irak. Dari sinilah Israel dengan tergesa-gesa mengambil langkah menghabisi lawan-lawan mereka di Gaza dan mengganti mereka dengan ‘Abbâs dengan kekuasaannya untuk kepentingan melindungi Israel. Maka mereka melakukan pembantaian mengerikan ini sebelum masa kekuasaan Bush berakhir, sebelum kelemahan Amerika semakin nyata dan sebelum hancurnya sistem VETO yang oleh dunia mulai dicibir, di mana-mana terdengar suara yang mengusulkan untuk menghapusnya, dan veto sendiri adalah sebuah simbol kezaliman dan arogansi.
Umat muslimku..
Membicarakan kelemahan dan mundurnya hegemoni Amerika serta keruntuhan ekonominya bukanlah sesuatu yang bersifat angan-angan. Namun berdasarkan kepada kesaksian tokoh-tokoh besar mereka sendiri, di mana kesaksian-kesaksian itu sudah tidak mungkin mereka tutup-tutupi lagi.
Berikut ini Biden, wakil presiden terpilih Amerika, mengatakan: “Krisis ini lebih besar dari apa yang kami perkirakan. Dan seluruh sektor ekonomi Amerika berpotensi mengalami kehancuran.”
Berikutnya menteri keuangan Spanyol, ia mengatakan: “Seluruh perekonomian global berpotensi bangkrut.”
Mantan pejabat Bank Cadangan Amerika, Alen Grisban, mengatakan bahwa kebangkrutan yang besar akan terasa kecil di hadapan krisis perekonomian sekarang ini.
Presiden Perancis, Sarkozi, menyebut krisis yang sekarang terjadi dengan mengatakan: “Krisis ini sangat dalam sekali, sistem ekonomi global sedang diambang kebangkrutan.”
Saya katakan: Mereka sekarang sudah tenggelam dalam samudera kerugian –atas karunia Alloh—disebabkan kezaliman yang mereka lakukan sendiri.
Menteri perekonomian Jerman mengatakan: “Dunia tidak akan kembali seperti keadaan sebelum krisis, dan Amerika Serikat akan kehilangan posisinya sebagai negara super power dalam sistem ekonomi global.”
Selanjutnya, saya kutip untuk kalian laporan-laporan intelejen Amerika yang semakin mempertegas kemunduran dominasi Amerika dalam beberapa tahun ke depan.
Umat muslimku…
Sesungguhnya jihad yang dilakukan putera-puteramu melawan aliansi salibis-zionis merupakan salah satu sebab –setelah anugerah Alloh—terjadinya semua hasil yang menghancurkan musuh-musuh kita ini, di mana hasil-hasil itu telah nampak dan terlihat setelah perang yang berlangsung selama tujuh tahun.
Dan saya meyakinkanmu, wahai umatku, sebagai bentuk menyampaikan nikmat Alloh azza wa jalla atas kami, bahwa kami merasa Alloh telah mengkaruniakan kepada kami kesabaran yang cukup bagi kami untuk melanjutkan perjalanan jihad tujuh tahun lagi, kemudian tujuh tahun lagi, dan tujuh tahun lagi…dengan izin Alloh. Maka sabar adalah sebaik-baik senjata, dan takwa adalah sebaik-baik perbekalan. Jika kami menemui syahid, itulah yang selama ini kami cari, akan tetapi panji jihad tidak akan pernah jatuh hingga hari Kiamat tiba, sebagaimana hal itu diberitakan oleh Rosululloh Salallahu 'alaihi wasalam.
Yang menjadi pertanyaan justeru: Sanggupkah Amerika melanjutkan perang melawan kami untuk beberapa dekade ke depan?
Laporan-laporan dan indikator-indikator yang ada menunjukkan tidak.
Dan 75 % rakyat Amerika senang dengan kepergian presiden yang telah menyeret mereka dalam perang-perang yang tidak sanggup mereka tanggung dan menenggelamkan mereka dalam belitan ekonomi hingga telinga mereka. Bush telah meninggalkan warisan yang berat bagi penggantinya, meninggalkannya di antara dua perkara yang paling manisnya adalah pahit, seperti orang yang menelan pisau bermata dua, ia gerakkan seperti apapun tetap melukainya.
Salah satu bentuk peninggalan tersulit adalah ketika seseorang mewarisi perang gerilya panjang melawan musuh yang sangat penyabar dan keras kepala, dengan menggunakan dana dari pinjaman-pinjaman ribawi. Jika ia mundur dari perang, berarti itu kekalahan militer. Jika ia melanjutkannya, ia tenggelam dalam krisis ekonomi. Lalu bagaimana, Bush mewariskan kepadanya dua perang, bukan satu, di mana dia tak mampu melanjutkannya.
Dan kini kami sedang merintis jalan untuk membuka front-front jihad lain, dengan izin Alloh. Maka, bukankah sudah sepantasnya jika engkau, wahai umatku, meletakkan tanganmu pada tangan putera-puteramu yang berjihad, untuk bersama-sama kita teruskan jihad melawan musuh Islam dan melanjutkan pengurasan kekuatan mereka di dua front ini, dan di front-front lain yang terbuka di hadapanmu melawan aliansi salibis-zionis beserta antek-anteknya di Kawasan; di Palestina, di Irak, Afghanistan, Waziristan, Maghrib Islami dan Somalia.
Maka kewajibanmu adalah memberikan dukungan personal dan dana, hingga kebutuhan jihad tercukupi. Sungguh aku telah berpengalaman dalam jihad –berkat karunia Alloh—dan aku mengetahui beban-beban pendanaannya. Zakat seorang pengusaha besar di kalangan kaum Muslimin sebenarnya cukup untuk kebutuhan-kebutuhan jihad di semua front terbuka melawan musuh kita hari ini. Padahal jihad, sebagaimana yang kalian ketahui, memiliki jatah dari harta zakat.
Maka berbahagialah orang yang dimudahkan Alloh Ta‘ala untuk menjadi sebab untuk menolong agama-Nya, membela Rosul-Nya, dan menyelamatkan umat beliau Salallahu 'alaihi wasalam.
Alangkah miripnya kondisi sulit mujahidin hari ini dengan kondisi sulit yang dialami pasukan paceklik (Jaisyu `l-‘Usroh) di zaman Rosululloh n, sebelum Ustman a datang dan memberi perbekalan sebagian besar pasukan, lalu Rosululloh Salallahu 'alaihi wasalam bersabda: “Tidak membahayakan Utsman apa yang akan dia lakukan setelah hari ini.”
Maka siapakah yang mau menjadi “Utsman”nya umat Islam dalam paceklik sekarang ini?
Dan saya tahu mayoritas pengusaha kaum Muslimin enggan berinfak di jalan Alloh bukan karena mereka bakhil, tetapi karena mereka takut kepada Amerika dan boneka-bonekanya di Kawasan. Dan sesungguhnya saya katakan kepada mereka: Ini bukanlah udzur, memang kalian sedang berada di negeri ujian dan cobaan.
Ingatlah firman Alloh Ta‘ala:
(أَتَخْشَوْنَهُمْفَاللّهُأَحَقُّأَنتَخْشَوْهُإِنكُنتُممُّؤُمِنِينَ) التوبة13 “Apakah kamu takut kepada mereka? Maka Alloh itu lebih berhak kamu takuti jika kamu orang-orang beriman.” (At-Taubah: 13).
Maka harus ada hijrah. Beban-beban kemenangan dan penegakan Islam harus dipikul. Manusia terbaik (Rasulullah Salallahu 'alaihi wasalam) saja terpaksa –akibat ulah orang-orang Musyrik— untuk masuk ke gua, meninggalkan keluarga dan kampung halaman, dan berhijrah meninggalkan jengkal tanah terbaik: Mekah Al-Mukarromah.
Maka bersegeralah. Bersegeralah. Manfaatkanlah kesempatan mahal ini, dan janganlah kalian menyia-nyiakannya. Kalian memiliki teladan yang baik pada diri Rasulullah Salallahu 'alaihi wasalam ketika beliau masuk gua. Tidak bisakah dari kalian bersembunyi di suatu rumah di tempat tertentu? Bukankah bumi Alloh ini luas untuk kalian jadikan tempat menjalankan ibadah jihad dengan harta?
Alloh Ta‘ala berfirman:
{يَاعِبَادِيَالَّذِينَآمَنُواإِنَّأَرْضِيوَاسِعَةٌفَإِيَّايَفَاعْبُدُونِ }العنكبوت56 “Hai hamba-hamba-Ku yang beriman, sesungguhnya bumi-Ku luas, maka beribadahlah kepada Aku saja.” (Al-Ankabut: 56).
Dan berfirman:
{إِنَّالَّذِينَتَوَفَّاهُمُالْمَلآئِكَةُظَالِمِيأَنْفُسِهِمْقَالُواْفِيمَكُنتُمْقَالُواْكُنَّامُسْتَضْعَفِينَفِيالأَرْضِقَالْوَاْأَلَمْتَكُنْأَرْضُاللّهِوَاسِعَةًفَتُهَاجِرُواْفِيهَافَأُوْلَـئِكَمَأْوَاهُمْجَهَنَّمُوَسَاءتْمَصِيراً،إِلاَّالْمُسْتَضْعَفِينَمِنَالرِّجَالِوَالنِّسَاءوَالْوِلْدَانِلاَيَسْتَطِيعُونَحِيلَةًوَلاَيَهْتَدُونَسَبِيلاً}النساء97-98 “Sesungguhnya orang-orang yang diwafatkan malaikat dalam keadaan menganiaya diri sendiri, (kepada mereka) malaikat bertanya : “Dalam keadaan bagaimana kamu ini?.” Mereka menjawab: “Adalah kami orang-orang yang tertindas di negeri (Mekah).” Para malaikat berkata: “Bukankah bumi Alloh itu luas, sehingga kamu dapat berhijrah di bumi itu?.” Orang-orang itu tempatnya neraka Jahannam, dan Jahannam itu seburuk-buruk tempat kembali, kecuali mereka yang tertindas baik laki-laki atau wanita ataupun anak-anak yang tidak mampu berdaya upaya dan tidak mengetahui jalan (untuk hijrah).”(An-Nisa’: 97-98).
Umat muslimku…
Sesungguhnya dalam peperangan-peperangan, krisis-krisis, dan cobaan-cobaan ini, ada karunia-karunia. Dan orang-orang cerdas tidak akan membiarkan karunia-karunia itu lewat begitu saja, tetapi mereka akan memanfaatkannya. Maka di hadapanmu ada kesempatan besar untuk melawan kezaliman dan diktatorisme yang ditimpakan kepadamu dari dalam dan luar sejak puluhan tahun, untuk merebut kembali hakmu dengan kekuatan.
Orang-orang yang mengatakan kepadamu bahwa cara mengambil hak adalah melalui kotak-kotak undian (pemilu) lalu memberikan contoh bangsa-bangsa barat kepadamu, pada dasarnya mereka itu menipumu dan berdusta kepadamu. Mereka melakukannya karena takut kepada penguasa, atau karena ambisi terhadap apa yang ada padanya.
Bangsa-bangsa Barat yang mereka sebut itu, merebut haknya tak lain adalah melalui revolusi-revolusi dan kekuatan senjata. Maka sejak perang tujuh tahun antara Inggris dan Perancis demi menaklukkan Amerika, kedua belah fihak terjebak dalam krisis ekonomi besar-besaran. Hal itu mendorong para pemimpin mewajibkan pajak-pajak kepada rakyat. Inilah yang kemudian memicu tersulutnya revolusi Perancis, setelah sebelumnya diawali dengan kezaliman dan tindakan diktator para raja terhadap rakyat. Sebab ketika itu Raja Louis XIV mengatakan: “Akulah negara, dan negara adalah aku.” Seperti ini jugalah keadaan para raja dan penguasa kita.
Akhirnya, orang-orang Perancis memanfaatkan kesempatan di tengah cobaan-cobaan itu, mereka memberontak kepada raja-raja yang dzalim yang telah menyedot darah dan kekayaan mereka. Kemudian mereka mencopot Louis XVI dan menyeretnya ke tiang gantungan. Mereka merebut hak-hak mereka dengan kekuatan senjata.
Maka tidak ada tempat bagi kotak-kotak suara di negeri-negeri kita di bawah kendali penguasa-penguasa kejam kecuali untuk menipu kita. Dan yang menyedihkan, sekaligus harus diwaspadai, penipuan besar-besaran ini turut didorong oleh para ulama dan da'i.
Dari rahim krisis ekonomi pulalah orang-orang Amerika melancarkan pemberontakan terhadap Inggris untuk merebut hak-hak mereka. Mereka tidak melakukan dan mengikuti sistem demokrasi yang sekarang ini mereka gunakan untuk menipu kita di Afghanistan, Irak dan lain-lain. Akan tetapi mereka merebut hak-hak mereka dengan besi dan api, maka ambillah pelajaran wahai orang-orang yang memiliki pandangan jeli.
Kita sebagai kaum Muslimin, meyakini bahwa sudah menjadi hak umat untuk memilih pemimpinnya sendiri. Kita juga mengimani adanya syuro, akan tetapi kita meyakini bahwa demokrasi ala barat ini –terlepas bahwa itu adalah tipuan besar—merupakan bid‘ah yang syirik. Kaum Muslimin tidak akan rela dipimpin oleh siapapun kecuali dengan syariat Alloh Ta‘ala, bukan dengan hukum buatan manusia yang mereka buat rancang sendiri.
Dalam agama kita juga adalah syariat perang di jalan Alloh melawan aggressor yang menyerang dan melawan para penguasa murtad, sampai kalimat Alloh menjadi yang tertinggi. Ketika itu dijalani, segala urusan akan kembali kepada tempatnya, segala hak akan kembali kepada pemiliknya.
Sebagai penutup, saya ucapkan kepada saudara-saudara kami di Palestina:
Semoga Alloh membesarkan pahala kalian… Semoga Alloh menerima orang-orang gugur di antara kalian sebagai syuhada.. Dan menyegerakan kesembuhan bagi mereka yang terluka… Saya berdoa, semoga Alloh Azza wa Jalla mengilhamkan kesabaran kepada orang-orang yang terkena musibah dan memberikan ganti yang lebih baik kepada mereka.
Saudara-saudaraku di Palestina…
Berkali-kali kalian menanggung kesusahan seperti yang dialami bapak-bapak kalian selama sembilan dekade ini, dan sesungguhnya kaum Muslimin bersimpati terhadap kalian karena apa yang mereka saksikan dan mereka dengar.
Sedangkan kami, mujahidin, juga bersimpati kepada kalian. Dan simpati kami lebih besar, karena mujahidin juga mengalami kehidupan sama dengan yang kalian alami. Yang mereka rasakan lebih susah dari apa yang kalian rasakan. Mereka dibombardir sebagaimana kalian dibombardir, dengan pesawat-pesawat yang sama. Mereka kehilangan orang-orang tercintanya sebagaimana kalian kehilangan. Maka segala puji bagi Alloh, kita adalah milik Alloh dan kepada-Nya saja kita akan kembali.
Namun di tahun ini, Alloh berkehendak tanda-tanda terbit fajar telah nampak, indikasi-indikasi positif jalan keluar telah muncul, dengan bangkrutnya kekuatan aliansi salibis-zionis. Maka berarti tinggal sedikit lagi, dengan izin Alloh.
Kami bersama kalian, dan kami tak akan mentelantarkan kalian dengan izin Alloh. Hasil akhir kami terkait dengan hasil akhir kalian, dalam memerangi aliansi salibis-zionis. Maka tak ada pilihan…perang sampai menang, atau mati syahid di jalan Alloh.
فاصْبِرُواْوَصَابِرُواْوَرَابِطُواْوَاتَّقُواْاللّهَلَعَلَّكُمْتُفْلِحُونَ “…bersabarlah, pertahankanlah kesabaran kalian, dan berribathlah, agar kalian memperoleh kemenangan.”
Doa terakhir kami adalah: Alhamdulillah Robbil Alamiin, segala puji hanya milik Alloh Robb semesta alam.
Dan limpahkanlah sholawat dan salam, ya Alloh, kepada nabi kami, Muhammad, kepada para pengikut dan seluruh sahabatnya.