Tampilkan postingan dengan label Irak. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Irak. Tampilkan semua postingan

Rabu, Mei 18, 2011

Kuburan Massal Korban Pembantaian Pasukan AS Ditemukan di Irak Barat

Para pejabat Irak menyatakan bahwa mereka telah menemukan mayat 21 orang di sebuah kuburan massal di kota Fallujah di provinsi Anbar Irak barat.

Orang-orang itu dilaporkan tewas dalam baku tembak antara kelompok perlawanan Irak dan pasukan AS pada tahun 2004 di Fallujah, AFP melaporkan pada hari Selasa kemarin (17/5).

Kuburan massal tersebut ditemukan di pemakaman al-Maadhidi di pusat kota selama upacara pemakaman.

"Mayat-mayat itu ditemukan di dalam kantong-kantong dengan huruf Latin dan angka terdapat pada mereka," kata Kepala Polisi Fallujah Brigadir Jenderal Mahmud al-Essawi, menambahkan "mata mereka ditutup, kaki mereka diikat dan mereka menderita luka tembak."

Menurut walikota Fallujah, Adnan Hussein, cara di mana warga Irak itu dikuburkan membuktikan mereka dibunuh oleh pasukan AS.

Situs kuburan massal etrsebut sekarang sedang diselidiki aparat kepolisian Irak.

Sebelumnya pada bulan Februari, pasukan keamanan Irak menemukan kuburan massal di Provinsi Diyala dengan lebih dari 150 mayat terbunuh selama pendudukan yang dipimpin AS di Irak.

Irak terus bergulat dengan kekerasan di tahun kesembilan pendudukan militer Amerika Serikat di negara itu, meskipun adanya kehadiran puluhan ribu pasukan yang dipimpin AS.

Lebih dari satu juta warga Irak tewas selama pendudukan, menurut penelitian media berbasis di California dari kelompok Project Censored.

Sumber: Eramuslim.com

Rabu, Februari 25, 2009

SENJATA MAKAN TUAN 4 SERDADU AS TEWAS

ImageEmpat tentara Amerika Serikat tewas di Irak. Kantor berita AFP mengutip pernyataan Kementerian Dalam Negeri Irak melaporkan, keempat tentara Amerika itu tewas ditembak dua tentara Irak di dekat kota Mosul, Irak utara. Seorang pejabat tinggi Kementerian Dalam Negeri Irak yang tidak ingin namanya disebutkan mengatakan, setelah membunuh empat tentara Amerika itu, kedua tentara Irak tersebut segera melarikan diri. Markas Komando Militer Amerika Serikat di Baghdad sebelumnya menyatakan, tiga tentara Amerika tewas ditembak sekelompok orang tak dikenal di Propinsi Diyalah.

Berdasarkan data resmi Kementerian Pertahanan AS (Pentagon) dengan tewasnya empat marinir AS itu, maka jumlah korban tewas di pihak militer AS sejak Maret 2003 hingga kini telah mencapai 4.251. Namun sumber-sumber independen menepis data tersebut dan menyatakan bahwa jumlah faktualnya melebihi angka yang telah diumumkan Pentagon.

Menurut sumber berita lain 4 tentara Amerika serikat dan penterjemahnya tewas setelah ditembak oleh 2 polisi Irak di distrik Dawasa kota Mosul. Setelah melepaskan tembakan, ke dua polisi tersebut berhasil meloloskan diri,” seorang pejabat kementerian dalam negeri Irak yang tak bersedia disebutkan namanya mengatakan kepada AFP hari selasa.

Mengutip dari sumber-sumber keamanan provinsi Ninewa, kantor berita “Voices of Iraq” melaporkan bahwa insiden tersebut terjadi ketika para tentara Amerika Serikat sedang menjaga ketat area tersebut.